Garis merah bergelombang di bawah kata sering muncul saat mengetik di Microsoft Word, terutama ketika kita menulis istilah teknis atau nama asing. Fitur pemeriksaan ejaan otomatis ini memang membantu mendeteksi typo, tetapi bisa mengganggu saat menyusun naskah buku atau dokumen penting. Artikel ini akan membahas cara efektif menghilangkan garis merah agar proses menulis tetap fokus dan nyaman.
Mengapa Garis Merah Muncul di Word?
Garis merah muncul ketika Word mendeteksi kata yang tidak sesuai dengan kamus bahasa yang sedang aktif. Ini sering terjadi saat menulis kata khusus yang belum terdaftar atau menggunakan bahasa campuran.
Selain itu, pengaturan bahasa pemeriksaan yang salah, seperti masih menggunakan Inggris saat menulis Indonesia, juga menjadi penyebab utama. Mengetahui penyebabnya akan memudahkan kita memilih solusi yang tepat.
Peran Fitur Pemeriksaan Ejaan
Fitur ini sebenarnya berguna untuk menandai kesalahan ketik secara real-time. Namun, bagi penulis yang sering menggunakan istilah teknis, tanda ini bisa terasa mengganggu dan mengurangi konsentrasi.
Cara Menghilangkan Garis Merah di Word
Ada beberapa metode yang bisa diterapkan, mulai dari mengubah bahasa pemeriksaan hingga menonaktifkan fitur koreksi otomatis. Pilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhan menulis Anda.
1. Ubah Bahasa Pemeriksaan ke Bahasa Indonesia
Langkah pertama yang paling mudah adalah memastikan bahasa proofing sudah benar. Caranya, tekan Ctrl + A untuk memilih seluruh teks, lalu buka tab Review dan pilih Language.
Klik Set Proofing Language, kemudian pilih Indonesian (Indonesia) dan tekan OK. Dengan begitu, Word tidak akan menandai kata-kata Indonesia yang benar sebagai salah eja.
2. Matikan Pemeriksaan Ejaan Otomatis
Jika Anda tidak ingin terganggu oleh tanda koreksi apa pun, fitur ini bisa dimatikan sepenuhnya. Buka File, lalu pilih Options dan masuk ke menu Proofing.
Hapus centang pada opsi Check spelling as you type dan Mark grammar errors as you type. Setelah itu klik OK, dan garis merah tidak akan muncul lagi saat mengetik.
3. Periksa Add-ins Pemeriksa Ejaan
Kadang garis merah bukan berasal dari Word, melainkan dari add-ins seperti Grammarly atau LanguageTool. Untuk menonaktifkannya, buka File, pilih Options, lalu klik COM Add-ins di bagian bawah.

Hapus centang pada add-ins yang tidak diinginkan dan restart Word. Ini akan menghilangkan tanda koreksi tambahan yang mungkin mengganggu tampilan dokumen.
4. Reset Template Normal.dotm
Jika garis merah tetap muncul setelah pengaturan diubah, mungkin ada masalah pada template default Word. Tutup semua jendela Word, tekan Windows + R, lalu ketik %appdata%MicrosoftTemplates.
Cari file Normal.dotm dan ubah namanya menjadi Normal-old.dotm. Setelah itu buka kembali Word, dan template baru akan dibuat otomatis dengan pengaturan bawaan.
5. Nonaktifkan Pemeriksaan Tata Bahasa
Selain ejaan, Word juga menandai kesalahan tata bahasa dengan garis hijau atau biru. Jika ingin menghilangkan semua tanda, masuk ke File, Options, lalu Proofing.
Hapus centang pada Mark grammar errors as you type dan Check grammar with spelling. Ini akan membuat dokumen lebih bersih tanpa gangguan visual.
Tips Menulis Dokumen Khusus Tanpa Gangguan
Bagi Anda yang sering menulis buku anak berkebutuhan khusus atau dokumen sekolah khusus, menonaktifkan garis merah bisa sangat membantu. Anda bisa fokus pada konten tanpa khawatir tanda koreksi yang tidak relevan.
Selain itu, gunakan kamus kustom untuk menambahkan istilah khusus yang sering dipakai. Dengan cara ini, Word tetap bisa memeriksa ejaan tanpa menandai kata-kata yang benar.
Jika Anda bekerja di kawasan ekonomi khusus di Indonesia atau menangani dokumen resmi, pengaturan bahasa yang tepat sangat penting. Pastikan selalu memilih bahasa Indonesia untuk menghindari kesalahan tanda.
Kesimpulan
Menghilangkan garis merah di Word sebenarnya mudah dan bisa dilakukan dalam beberapa langkah. Mulai dari mengubah bahasa pemeriksaan, mematikan fitur otomatis, hingga mereset template, semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Dengan dokumen yang bersih dari tanda koreksi, Anda bisa lebih produktif dan fokus pada isi tulisan. Semoga panduan ini bermanfaat untuk pekerjaan menulis Anda sehari-hari.


